Ruang pameran Solusi Pencahayaan Cerdas
Desain Solusi Pencahayaan ruang pameran
Pencahayaan pameran memainkan peran penting dalam menyoroti pameran dan meningkatkan suasana ruang. Desain pencahayaan pameran mencakup tiga bentuk pencahayaan alami, pencahayaan buatan dan pencahayaan terintegrasi. Namun, sejauh menyangkut pameran komersial, karena periode pameran yang singkat dan persyaratan tingkat iluminasi yang tinggi, sebagian besar dari mereka menggunakan pencahayaan buatan atau cahaya alami dan sumber cahaya buatan yang dikombinasikan dengan dua bentuk pencahayaan (kecuali tampilan luar ruangan).

1. persyaratan dasar dari Solusi Pencahayaan ruang pameran
1.1 Penerangan
Pajangan yang berbeda memerlukan nilai pencahayaan yang berbeda. Contohnya, makanan, aneka barang, buku dan bunga membutuhkan 100-500 lx; Tekstil gelap, perhiasan dan kulit membutuhkan 200-1000 lx; Karya seni membutuhkan 300-500 lx; Mesin dan peralatan membutuhkan 100-200 lx.
1.2 Distribusi Kecerahan
Dalam pameran, tema pameran harus menjadi bagian yang paling terang dari penglihatan. Sumber cahaya, lampu tidak menarik perhatian, untuk membantu penonton agar fokus pada penayangan pameran. Untuk pameran yang perlu disorot, pencahayaan lokal sering digunakan untuk meningkatkan kontras kecerahannya dengan lingkungan sekitarnya.
Distribusi kecerahan sekitar menentukan adaptasi visual penonton. Di antara ruang pameran dengan tingkat pencahayaan yang berbeda, terutama di bagian koridor ruang pameran dengan perbedaan cahaya dan bayangan, harus ada transisi area pencahayaan secara bertahap, sehingga penonton tidak akan memiliki rasa redup saat berpindah dari lingkungan yang terang ke ruang yang gelap, sehingga mengurangi minat menonton.
Kecerahan dan warna latar belakang pameran tidak boleh berlebihan. Rasio kecerahan benda pamer ke latar belakang adalah antara 1:3 dan 3:1. Pada umumnya, latar belakang harus berwarna kusam dan tidak berwarna (atau terang, abu-abu).
1.3 Pantulan dan silau
Di ruang pameran, sangatlah penting untuk menghindari gangguan pantulan dan silau pada penonton. Pada tahap perencanaan dan pengorganisasian awal, posisi jendela dan lampu serta distribusi iluminasi ruang pameran harus dipertimbangkan dengan cermat. Pertama-tama, silau langsung harus dicegah, seperti penggunaan pencahayaan siang hari, harus benar-benar menghalangi sinar matahari langsung, lampu penerangan cahaya buatan harus memiliki sudut peneduh yang cukup; Yang kedua adalah mencegah gangguan reflektif. Ada beberapa kasus gangguan reflektif:
(1) Silau yang disebabkan oleh pantulan sumber cahaya melalui kaca cermin atau permukaan kilap lainnya ke mata penonton, adalah pantulan.
(2) Kecerahan penonton atau benda lain lebih tinggi daripada kecerahan permukaan pameran, dan gambar pantulan yang muncul pada kaca atau permukaan yang mengkilap, merupakan pantulan sekunder.
(3) Pantulan tirai cahaya pada pameran dengan bahan yang mengkilap.
Untuk menghindari pantulan tunggal, sumber pencahayaan pameran datar harus diatur di luar area gangguan pantulan. Jika pencahayaan pameran bisa lebih tinggi daripada tingkat pencahayaan umum ruang pameran dan pencahayaan area penonton, pantulan sekunder bisa melemah.
1.4 Warna sumber cahaya
Karena adaptasi warna pada penglihatan, entah itu cerah atau mendung, selama ada penerangan yang cukup, warna objek yang dipersepsikan selalu tetap konstan. Oleh karena itu, dari perspektif warna sumber cahaya, cahaya alami adalah sumber pencahayaan yang ideal. Jika bentuk pencahayaan buatan digunakan, untuk mempertahankan warna yang melekat pada pameran, pilihan sumber cahaya warna siang hari sangat ideal.
1.5 Fleksibilitas
Aktivitas pameran komersial relatif kuat, siklus pendek, untuk memenuhi persyaratan ini, yang terbaik adalah menggunakan pemandu optik fleksibel dan lampu sorot dengan bentuk pencahayaan umum. Di ruang pameran dengan pencahayaan alami, harus ada kontrol manual atau otomatis perangkat kerai untuk menyesuaikan fluks bercahaya kapan saja ketika cahaya berubah.
1.6 Keamanan
Perhatian harus diberikan pada pembuangan panas sumber cahaya, dan konsumsi listrik tidak boleh melebihi beban catu daya untuk memastikan bahwa pameran berjalan lancar dan aman sesuai jadwal.
2. Solusi Pencahayaan ruang pameran bentuk pencahayaan
Lampu yang umum digunakan untuk pencahayaan pameran adalah lampu pijar yang digunakan untuk penerangan umum, lampu neon siang hari dan tabung neon putih dingin yang digunakan untuk bagian atas atau etalase, lampu sorot kecil yang digunakan sebagai penerangan utama dan lampu warna yang digunakan untuk menciptakan suasana, dan lain-lain, yang harus dipilih sesuai dengan situasi tertentu.
Bentuk-bentuk pencahayaan pameran adalah sebagai berikut:
(1). Lampu dan lentera pada plafon dan etalase harus diblokir dengan kisi-kisi jari kaki atau kasa lampu (di etalase), sehingga cahaya langsung di bawah atau di diagram di bawah.
(2) Kotak geser mengadopsi pencahayaan pantulan dinding samping (bidang atau permukaan melengkung), dan cahayanya harus seragam dan lembut.
(3) Etalase dinding menggunakan pencahayaan campuran atas dan samping.
(4) Pencahayaan tata letak dapat dibuat dari lampu slot atau lampu slot.
(5) Lampu sorot harus digunakan untuk pencahayaan pameran yang menonjol.
(6) Untuk menciptakan suasana atau latar belakang tertentu, bisa disinari dengan pencahayaan dingin atau lampu berwarna.
(7) Menurut persyaratan desain, iklan pencahayaan atau pemodelan dapat diatur.








