Peralatan listrik tahan api banyak digunakan di lokasi produksi, dan permukaan sambungan tahan api adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja tahan api. Selama inspeksi di lokasi, masalah karat pada permukaan sambungan tahan api relatif umum terjadi. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan perawatan pencegahan karat yang efektif dan pemeliharaan permukaan sambungan tahan api.
I. Persyaratan untuk Perawatan Pencegahan Karat pada Permukaan Sambungan Tahan Api
Permukaan sambungan tahan api tidak boleh dicat atau dilapisi plastik. Bahan pelapis lain dapat digunakan asalkan telah diverifikasi bahwa bahan pelapis ini dan proses aplikasinya tidak memiliki efek buruk pada kinerja tahan api permukaan sambungan.
Gemuk anti karat, seperti petrolatum atau minyak mineral yang diencerkan dengan sabun, dapat dioleskan sebelum perakitan ke permukaan sambungan. Jika gemuk anti karat diaplikasikan, gemuk tersebut tidak boleh menua dan mengeras, mengandung pelarut yang mudah menguap, dan tidak boleh menyebabkan karat pada permukaan sambungan. Kesesuaiannya harus diperiksa sesuai dengan petunjuk produsen untuk gemuk tersebut. Permukaan sambungan dapat dilapisi. Dalam hal ini, lapisan logam harus memenuhi persyaratan berikut:
- Jika ketebalannya tidak melebihi 0,008 mm, tidak ada pertimbangan tambahan yang diperlukan.
- Jika ketebalannya melebihi 0,008 mm, jarak bebas maksimum tanpa pelapis harus tetap sesuai dengan persyaratan yang berlaku untuk permukaan sambungan, dan uji transmisi ledakan harus dilakukan berdasarkan ukuran jarak bebas tanpa pelapis.
II. Persyaratan untuk Pemeliharaan Permukaan Sambungan Tahan Api
Saat memasang kembali selungkup tahan api, semua permukaan perkawinan harus dibersihkan secara menyeluruh dan dilapisi dengan gemuk yang sesuai untuk mencegah korosi dan meningkatkan perlindungan terhadap cuaca. Baut yang menembus lubang tidak boleh dilumasi dengan gemuk. Hanya pengikis non-logam dan cairan pembersih non-korosif yang harus digunakan untuk membersihkan flensa.

