{"id":2151,"date":"2025-03-02T16:19:37","date_gmt":"2025-03-02T08:19:37","guid":{"rendered":"https:\/\/led.amasly.com\/?p=2151"},"modified":"2025-03-06T23:06:18","modified_gmt":"2025-03-06T15:06:18","slug":"arrangement-and-explosion-protection-of-explosion-hazardous-plants-and-warehouses","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/explosion-proof-equipment\/arrangement-and-explosion-protection-of-explosion-hazardous-plants-and-warehouses\/","title":{"rendered":"Pengaturan dan perlindungan ledakan pada pabrik dan gudang yang berbahaya bagi ledakan"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"wp-block-heading has-text-align-center\"><strong>Pengaturan dan perlindungan ledakan pada pabrik dan gudang yang berbahaya bagi ledakan<\/strong><strong><\/strong><\/h1>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tata letak dan perlindungan ledakan pada silo dan gudang yang berbahaya bagi ledakan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">I. Tata letak umum<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-uagb-image uagb-block-82dca846 wp-block-uagb-image--layout-default wp-block-uagb-image--effect-static wp-block-uagb-image--align-none\"><figure class=\"wp-block-uagb-image__figure\"><a class=\"\" href=\"https:\/\/led.amasly.com\/id\/\" target=\"\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" srcset=\"https:\/\/led.amasly.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/\u56fe\u724722.png 749w, https:\/\/led.amasly.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/\u56fe\u724722-300x200.png 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 480px) 150px\" src=\"https:\/\/led.amasly.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/\u56fe\u724722.png\" alt=\"\" class=\"uag-image-2152\" width=\"749\" height=\"500\" title=\"\u56fe\u724722\" loading=\"lazy\" role=\"img\"><\/a><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>1. Risiko ledakan pabrik Kelas A, B, gudang harus diatur secara independen, dan harus terbuka atau semi terbuka, struktur penahan bebannya harus dari beton bertulang atau rangka baja, struktur baris.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Tata letak pabrik yang berbahaya bagi ledakan sebaiknya berbentuk persegi panjang, dan arah angin yang berlaku harus tegak lurus atau sudutnya tidak kurang dari 45 \u00b0, agar dapat secara efektif memanfaatkan angin yang menembus untuk menghilangkan gas yang dapat meledak di daerah pegunungan harus diatur di sisi angin lereng bukit dan tempat-tempat yang berventilasi baik.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Pabrik tahan ledakan harus dipasang secara terpisah, seperti harus berdekatan dengan pabrik yang tidak tahan ledakan, hanya satu sisi yang berdekatan, dan di antara dua firewall atau dinding tahan ledakan dipisahkan. Berdekatan dengan dua pabrik tidak boleh langsung terhubung ke pintu, untuk menghindari dampak gelombang kejut ledakan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>II. Denah lantai dan pengaturan ruang<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Ruang kontrol utama dan ruang sub-kontrol<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>(1) Ruang kontrol umum dari pabrik Kelas A dan B yang berbahaya untuk ledakan harus dipasang secara terpisah.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Ada risiko ledakan pada ruang sub-kontrol pabrik kelas A, B harus dipasang secara terpisah, bila dipasang berdekatan dengan dinding luar, harus digunakan batas tahan api tidak kurang dari 3.00 jam dinding partisi api dan bagian lain dari pemisahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Area berbahaya ledakan<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>(1) Jika terdapat risiko ledakan pada komponen produksi A, B, maka sebaiknya diatur di pabrik satu lantai yang menempel pada dinding luar fasilitas pelepas tekanan atau pabrik bertingkat di lantai paling atas yang menempel pada dinding luar fasilitas pelepas tekanan di dekatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Peralatan yang berisiko meledak harus dihindari pada balok, kolom, dan bagian utama penahan beban lainnya pada susunan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>(3) Tangga, tangga luar ruangan atau area dengan bahaya ledakan di area berbahaya ledakan harus dilengkapi dengan ember pintu dan tindakan perlindungan lainnya. Dinding partisi hopper pintu harus berupa dinding partisi tahan api dengan batas ketahanan api tidak kurang dari 2.00 jam, dan pintu harus mengadopsi pintu tahan api Kelas A dan harus terhuyung-huyung dengan pintu tangga.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Tanaman yang mengeluarkan gas yang mudah terbakar, uap yang mudah terbakar<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>(1) Untuk pabrik Kategori A yang mengeluarkan gas yang mudah terbakar dan uap yang mudah terbakar lebih ringan daripada udara, sebaiknya menggunakan panel atap ringan sebagai area pelepas tekanan. Atap harus serata dan sebisa mungkin bebas dari ruang kosong, dan ruang atas pabrik harus berventilasi baik.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Pabrik Kategori A yang mengeluarkan gas yang mudah terbakar dan uap yang mudah terbakar yang lebih berat daripada udara dan pabrik Kategori B dengan bahaya ledakan debu dan serat harus mematuhi ketentuan berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>Lantai yang tidak mudah terbakar harus digunakan. Tindakan anti-statis harus dilakukan ketika bahan isolasi digunakan untuk keseluruhan permukaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Permukaan bagian dalam tanaman yang mengeluarkan debu dan serat yang mudah terbakar harus rata, halus, dan mudah dibersihkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak cocok untuk memasang selokan di pabrik, jika perlu dipasang, penutupnya harus rapat, selokan harus mengambil tindakan efektif untuk mencegah gas yang mudah terbakar, uap dan debu yang mudah terbakar, serat terakumulasi di selokan, dan harus ditutup dengan bahan tahan api pada sambungan dengan pabrik yang berdekatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Pabrik dan gudang yang menggunakan, memproduksi, atau menyimpan cairan kategori A, B, dan C<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>(1) Pipa dan selokan dari pabrik yang menggunakan dan memproduksi cairan kategori A, B dan C tidak boleh disambungkan dengan pipa dan selokan dari pabrik yang berdekatan, dan selokan tersebut harus dilengkapi dengan perangkap minyak.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Gudang untuk cairan kategori A, B dan C harus dilengkapi dengan fasilitas untuk mencegah penyebaran cairan. Gudang barang yang akan terbakar dan meledak saat basah harus dilengkapi dengan tindakan untuk mencegah peresapan air.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Bawah tanah, semi-basement<\/strong><strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>(1) Lokasi produksi Kelas A dan B tidak boleh berada di bawah tanah atau semi-bawah tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Gudang kategori A dan B juga tidak boleh berlokasi di bawah tanah atau semi-bawah tanah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>III. Pelepasan tekanan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>1. Pabrik yang berbahaya bagi ledakan atau bagian pabrik yang berbahaya bagi ledakan harus dilengkapi dengan fasilitas pelepas tekanan.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Fasilitas pelepas tekanan harus menggunakan panel atap yang ringan, dinding yang ringan dan mudah untuk meringankan tekanan pada pintu, jendela, dan lain-lain, harus menggunakan kaca pengaman dan bahan lain yang tidak menghasilkan pecahan yang tajam.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Fasilitas pelepas tekanan harus dipasang untuk menghindari tempat padat penduduk dan jalan lalu lintas utama, dan harus dekat dengan bagian yang berisiko ledakan.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Massa panel atap ringan dan dinding yang digunakan sebagai fasilitas pelepas tekanan tidak boleh lebih besar dari 60kg\/\u33a1. Fasilitas pelepas tekanan di atap harus melakukan tindakan pencegahan terhadap akumulasi salju dan es.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Untuk pabrik Kategori A yang mengeluarkan gas dan uap yang mudah terbakar yang lebih ringan daripada udara, sebaiknya menggunakan panel atap ringan sebagai area pelepas tekanan. Atap harus dibuat serata mungkin, tanpa ruang kosong, dan ruang atas tanaman harus berventilasi baik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>IV. Perhitungan area pelepas tekanan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Rumus penghitungan area pelepas tekanan:<\/p>\n\n\n\n<p>A = 10CV2\/3 A - Area pelepasan tekanan (\u33a1); V - Volume pabrik (m\u00b3); C - Rasio pelepasan tekanan<\/p>\n\n\n\n<p>(1) Rasio panjang terhadap diameter: dimensi terpanjang dari dimensi geometris bidang bangunan dan perimeter penampang melintang produk dan 4,0 kali rasio luas penampang melintang bangunan.<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Ketika rasio panjang-diameter pabrik lebih besar dari 3, maka sebaiknya bangunan dibagi menjadi beberapa bagian perhitungan dengan rasio panjang-diameter yang tidak lebih besar dari 3, dan bagian yang sama di setiap bagian perhitungan tidak boleh digunakan sebagai area pelepasan tekanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>V<\/strong><strong>, bagaimana melakukan pekerjaan yang baik dari api tahan air suhu tinggi dan langkah-langkah tahan ledakan<\/strong><strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Gudang kategori A dan B adalah gudang tempat penyimpanan bahan kimia berbahaya dan di mana tindakan terhadap panas, air, api, dan ledakan diperlukan untuk memastikan keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Tindakan terhadap suhu tinggi: Pada gudang kategori A dan B, harus dipastikan bahwa suhu tidak melebihi persyaratan untuk penyimpanan bahan kimia berbahaya. Langkah-langkah berikut ini dapat dilakukan: memasang AC atau sistem ventilasi di dalam gudang untuk mengontrol suhu; mengisolasi gudang dengan bahan penyekat panas atau bahan penahan panas; dan secara teratur memeriksa dan memelihara peralatan pendingin untuk memastikan bahwa peralatan tersebut beroperasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>2. Langkah-langkah kedap air: Gudang kategori A dan B harus kedap air untuk mencegah air hujan atau cairan lain masuk ke dalam gudang dan menyebabkan kebocoran atau kontaminasi bahan kimia. Langkah-langkah berikut dapat dilakukan: periksa penyegelan atap dan dinding gudang dan perbaiki kebocoran atau rembesan; pastikan sistem drainase tidak terhalang dan saluran air serta pipa dibersihkan secara tepat waktu; dan pasang lapisan kedap air atau flashing jika perlu.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Tindakan pencegahan kebakaran: Gudang kategori A dan B harus dilengkapi dengan fasilitas pencegahan kebakaran untuk meminimalkan risiko kebakaran. Langkah-langkah berikut dapat dilakukan: memasang sistem alarm kebakaran untuk mendeteksi dan melaporkan kebakaran secara tepat waktu; melengkapi alat pemadam kebakaran, sistem pemadam kebakaran busa atau sistem pemadam kebakaran bubuk kering, dan peralatan pemadam kebakaran lainnya; secara teratur memeriksa dan merawat peralatan tersebut untuk memastikan operasi normal; dan menjaga lorong-lorong di dalam gudang agar tetap bersih untuk memudahkan evakuasi.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Tindakan tahan ledakan: Zat yang mudah terbakar dan meledak mungkin ada di gudang kategori A dan B, dan tindakan tahan ledakan perlu dilakukan untuk melindungi keselamatan personel dan fasilitas. Langkah-langkah berikut dapat dilakukan: gunakan peralatan listrik tahan ledakan, seperti sakelar tahan ledakan dan lampu tahan ledakan; pastikan peralatan listrik di gudang memenuhi persyaratan tahan ledakan; batasi timbulnya nyala api terbuka, listrik statis, dan percikan api; dan sediakan alat pelindung diri tahan ledakan yang sesuai.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Inspeksi dan pemeliharaan rutin: Secara teratur memeriksa keefektifan tindakan terhadap panas, air, api, dan ledakan di gudang kategori A dan B serta melakukan pemeliharaan dan perbaikan yang diperlukan. Memastikan integritas dan pengoperasian normal fasilitas dan peralatan pelindung.<\/p>\n\n\n\n<p>6. Pelatihan karyawan dan peningkatan kesadaran: Melatih staf gudang dalam pengelolaan bahan kimia berbahaya dan pengoperasian yang aman, sehingga mereka mengetahui langkah-langkah perlindungan yang relevan dan tindakan respons jika terjadi keadaan darurat. Tingkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya keselamatan dan penggunaan fasilitas perlindungan yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan langkah-langkah di atas, risiko panas, air, kebakaran, dan ledakan di gudang Kategori A dan B dapat diminimalkan dan penyimpanan serta pengelolaan bahan kimia berbahaya yang aman dapat dipastikan. Sementara itu, pemeliharaan rutin dan pelatihan staf adalah kunci untuk mencegah kecelakaan. Silakan merumuskan langkah-langkah perlindungan khusus sesuai dengan situasi aktual bersama dengan pedoman profesional dan teknis serta persyaratan hukum dan peraturan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arrangement and explosion protection of explosion-hazardous plants and warehouses Layout and explosion protection of explosion-hazardous silos and warehouses I. General layout 1. Explosion risk of Class A, B plant, warehouse should be set up independently, and should be open or semi-open, its load-bearing structure should be reinforced concrete or steel frame, row structure. 2. explosion-hazardous [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_uag_custom_page_level_css":"","site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-2151","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-explosion-proof-equipment"],"uagb_featured_image_src":{"full":false,"thumbnail":false,"medium":false,"medium_large":false,"large":false,"1536x1536":false,"2048x2048":false,"trp-custom-language-flag":false},"uagb_author_info":{"display_name":"Joe","author_link":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/author\/jacklin\/"},"uagb_comment_info":0,"uagb_excerpt":"Arrangement and explosion protection of explosion-hazardous plants and warehouses Layout and explosion protection of explosion-hazardous silos and warehouses I. General layout 1. Explosion risk of Class A, B plant, warehouse should be set up independently, and should be open or semi-open, its load-bearing structure should be reinforced concrete or steel frame, row structure. 2. explosion-hazardous&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2151","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2151"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2151\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2305,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2151\/revisions\/2305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2151"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2151"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/led.amasly.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2151"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}